Jumat, 23 Januari 2015

My Resolution For five years Ago

Resolusi Saya Untuk 5 tahun mendatang!

Nama Saya Andreas Valentinus,Saya adalah Mahasiswa di Universitas Gunadarma Depok Jurusan Akuntansi S1.Pada Saat ini saya akan Menceritakan plan-plan saya/Rencana saya di tahun 2020 mendatang.Di tahun 2020 Saya akan:

1) LULUS KULIAH DENGAN GELAR SARJANA EKONOMI (SE)



2) BEKERJA DI PERUSAHAAN YANG SAYA INGINI,NYAMAN,DAN BERPENGHASILAN TINGGI



3) GOING TO BE SUCCESS,Setelah Saya Berkerja di Perusahaan yang saya senangi,saya akan Berusaha terus Pantang menyerah untuk mencapai Kesuksesan Agar dapat Membanggakan Kedua Orang Tua dan Sodara sodara Saya




4) AFTER SUCCESS,setelah Saya sudah Sukses dan berpenghasilan Tinggi,saya akan Membawa kedua orang tua serta saudara saudara saya pergi keliling Dunia.Membuat mereka senang dan Bangga mempunyai Anak dan saudara seperti Saya ini!



5) Mencari Pasangan Yang cocok dengan karakter saya,Lalu Menikah dan mempunyai Anak Lalu Hidup Bahagia Selama lama nya dalam Lindungan Tuhan.




Sekian Resolusi Saya di Lima Tahun mendatang Dan di tahun tahun selanjutnya..Terimakasih!'

Minggu, 04 Januari 2015

Bussiness And Technology (1)

2015, Oppo Targetkan 50 Juta Smartphone





KOMPAS.com - Vendor smartphone asal Tiongkok Oppo menargetkan pengiriman produk hingga 50 juta unit pada tahun 2015. 

Sebanyak 35 juta smartphone Android akan disalurkan ke Tiongkok dan 15 juta ke seluruh dunia, seperti dilaporkan Digitimes.

Tahun ini, Oppo dilaporkan akan tetap menggunakan prosesor Qualcomm untuk model high-end. Sementara untuk model low and mid-range Oppo akan terus mengandalkan prosesor ekonomis, MediaTek.

Lite-On Technology akan tetap menjadi pemasok sensor kamera dan baterai, sehingga dapat dikatakan tidak ada yang berubah pada bisnis Oppo, hanya saja perusahaan tersebut harus menyerah pada tren dan mulai masuk segmen harga 160 dollar AS.

Oppo memiliki kapasitas produksi 2,5 juta unit per bulan, sehingga akan siap untuk berperang.

Pada 2014 lalu, Oppo telah meluncurkan Oppo N3 dengan kameranya yang dapat berputar dan Oppo R5 yang sangat tipis. Oppo juga memperkenalkan inovasi teknologi pengisian cepat VOOC pada tahun ini, demikian seperti dilansir Phone Arena.

Sumber:
http://tekno.kompas.com/read/2015/01/01/16170007/2015.Oppo.Targetkan.50.Juta.Smartphone

Bussiness And Technology( 2 )

Android One dan Firefox OS Bakal Laris di 2015




KOMPAS.com - Platform smartphone baru, seperti Android One dan Firefox OS, diprediksi akan meningkat penjualannya di tahun 2015 ini.

Menurut DigiTimes, Rabu (31/12/2014), peningkatan penjualan tersebut dipicu oleh kebutuhan para pengguna feature phone yang akan beralih ke smartphone.

Android One dan Firefox OS adalah dua smartphone yang menyasar kelas entry-level, dengan harga jual yang rendah, sekitar 100 dollar AS (sekitar Rp 1 jutaan).

Di Indonesia sendiri, menurut catatan KompasTekno, setidaknya sudah ada dua vendor lokal yang menyatakan akan memproduksi smartphone Android One, dengan lisensi dari Google. Keduanya adalah Evercoss dan Mito.

Sementara itu, smartphone Firefox OS besutan Mozilla rencananya akan mulai dijual di 30 negara pada tahun 2015 ini. 

Mozilla telah memiliki 14 jenis smartphone Firefox OS dengan beberapa model yang dijual dengan harga di bawah 30 dollar AS (sekitar Rp 400 ribu).

Lembaga analis Gartner memprediksi dengan semakin murahnya harga jual smartphonedibanding feature phone, maka diprediksi pangsa pasar feature phone hanya akan tersisa 10 persen saja pada 2018 mendatang.

Sumber:
http://tekno.kompas.com/read/2015/01/03/10060097/Android.One.dan.Firefox.OS.Bakal.Laris.di.2015

Selasa, 30 Desember 2014

Profil YKI ( YAYASAN KANKER INDONESIA)

TENTANG YKI



Tentang YKI

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) adalah organisasi nirlaba yang bersifat sosial dan kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya penanggulangan kanker.
Tujuan YKI adalah mengupayakan penanggulangan kanker dengan menyelenggarakan kegiatan di bidang promotif, preventif dan suportif.
Menyadari bahwa penanggulangan kanker hanya mungkin berhasil bila dilakukan oleh semua pihak, maka YKI melaksanakan kegiatannya dengan bekerjasama dengan semua pihak, baik pemerintah, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, swasta dan dunia usaha baik di dalam maupun luar negeri. YKI memiliki cabang di seluruh Indonesia.
YKI menjalankan berbagai program penanggulangan kanker dengan memprioritaskan pelaksanaan program pada 10 kanker utama berikut:
·         Kanker Leher Rahim
·         Kanker Payudara
·         Kanker Hati
·         Kanker Paru
·         Kanker Kulit
·         Kanker Nasofaring
·         Kanker Kolorektal
·         Leukemia
·         Trofoblas Ganas
·         Limfoma Malignum.

SEJARAH
Masalah utama dalam penanggulangan kanker adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kanker dan kesadaran masyarakat untuk melakukan perilaku hidup sehat untuk mengurangi risiko kanker serta melakukan deteksi dini kanker. Akibatnya sebagian besar kanker ditemukan pada stadium lanjut dan sulit ditanggulangi, sehingga memberikan beban yang besar bagi pasien kanker dan keluarganya.

Berdasarkan kepedulian dan keprihatinan terhadap semakin banyaknya penderita kanker, rendahnya pengetahuan masyarakat akan penyakit ini serta tingginya angka kematian penderita akibat datang berobat pada stadium lanjut, 17 tokoh masyarakat dan pemerhati kesehatan terpanggil untuk mendirikan Yayasan Lembaga Kanker Indonesia (YLKI) pada tanggal 17 April 1977. Pendiri YLKI tersebut antara lain:
·         DR. Mohammad Hatta
·         Let. Jend. Ali Sadikin
·         Prof. DR. G.A. Siwabessy
·         Prof. Dr. Soedarto Pringgoutomo
·         R. Satoto Hoepoedio
·         Prof. Dr. Asmino
·         DR. Arifin M. Siregar.
Pada tahun 1987 YLKI diubah menjadi Yayasan Kanker Indonesia (YKI). YKI telah tercatat dalam daftar yayasan di Depertemen Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Akte Notaris Ati Mulyati SH., MKn. tanggal 3 Juni 2008. Logo dan nama Yayasan Kanker Indonesia pun telah dipatenkan.
Ketua Umum pertama adalah Prof. Dr. Soedarto Pringgoutomo Sp.PA (1977-1978), kemudian dilanjutkan oleh Ibu Karlinah Umar Wirahadikusumah (1978-2006)

VISI: Masyarakat PEDULI Kanker

·         Memberikan (PE)rhatian bahwa kanker bukan hanya masalah individu atau keluarga mereka yang terkena kanker.
·         Memberikan (DU)kungan baik moral maupun material sesuai dengan kemampuan dan kapasitas kita.
·         Memberikan (LI)ndungan agar mereka yang terkena kanker merasa terayomi sehingga timbul semangat diri untuk mencari solusi terbaik dalam upaya pengobatan maupun peningkatan kualitas hidup pasien kanker.

MISI: Meningkatkan kepedulian masyarakat dalam penanggulangan kanker melalui penyediaan layanan promotif, preventif, dan suportif.

YKI mengupayakan penanggulangan kanker dengan mengadakan berbagai kegiatan di bidang promotif, preventif dan suportif serta menekankan akan pentingnya deteksi kanker secara dini.
Moto YKI adalah:            

“Kanker dapat disembuhkan jika ditemukan dalam stadium dini”


Bidang Kegiatan

Guna mendukung program-programnya, YKI memiliki bidang-bidang yang secara terpadu menjalankan program yang telah ditentukan. YKI melaksanakan kegiatannya melalui 5 bidang:

Bidang Organisasi

Tugas dan fungsi bidang organisasi adalah mengembangkan organisasi internal baik di Pusat maupun di Cabang, dan meningkatkan hubungan eksternal dengan mitra yang bergerak di bidang sejenis baik di dalam dan di luar negeri.
Kerjasama di dalam negeri:
·         dengan beberapa Fakultas Kedokteran, seperti FKUI
·         dengan perkumpulan profesi, seperti Perhimpunan Spesialis Patologi Indonesia (IAPI) dan Perkumpulan Onkologi Indonesia (POI)
·         dengan Rumah Sakit Pemerintah, seperti: Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Cipto Mangunkusumo
·         dengan Kementerian dan Lembaga Nasional Pemerintah, seperti: Kementerian Kesehatan, BKKBN
·         dengan perusahaan-perusahaan farmasi
·         dan beberapa mitra lainnya.
YKI juga merupakan anggota Komisi Nasional Pengendalian Tembakau.
Kerjasama dengan mitra organisasi di luar negeri antara lain:
·         menjadi anggota UICC (Union Internationale Contre le Cancer / Union for International Cancer Control) yang berkedudukan di Geneve, Suisse
·         anggota IOA (International Ostomy Association).

DPH YLKI dipimpin Ny. K. Umar Wirahadikusumah pada dengar pendapat Komisi VIII DPR RI pada tahun 1980 Keanggotaan UICC Rakernas 2010  

Bidang Pelayanan Sosial

Bidang ini memberi pelayanan kepada masyarakat, dimulai dari program deteksi dini, program santunan sitostatika dengan kriteria tertentu, bantuan biaya iur bayar radiasi di RSUPN Cipto Mangunkusumo dan operasi bagi pasien kanker kurang mampu, serta menyalurkan obat sitostatika dengan harga dasar. Selain itu YKI menyelenggarakan program suportif bagi pasien kanker payudara dan serviks, pasien dengan stoma dan pasien pada stadium terminal.
Bakti Sosial HUT YKI Ke-30 Sarana Transportasi mengantar pasien rawat jalan dari SMH ke RSCM Sarana Transportasi mengantar pasien rawat jalan dari SMH ke RSCM

Bidang Pendidikan & Penyuluhan

Bidang ini memberikan pendidikan, pelatihan dan penyuluhan.
Untuk pendidikan, YKI bekerjasama dengan berbagai organisasi profesi untuk memberikan pembekalan kepada dokter baru lulus, perawat, sito screener dan masyarakat umum.
Bidang ini mendukung bidang Pelayanan Sosial dengan pelatihan Hospice Home Care, Reach to Recovery, pelatihan relawan PPKS, pelatihan bagi ostomate dan pelatihan perawatan stoma bagi perawat.
Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kanker, YKI membuat berbagai materi penyuluhan dan informasi tentang 10 jenis kanker prioritas berupa leaflet dan flip chart (lembar balik). Bekerjasama dengan PATH (Program for Appropriate Technology in Health), YKI menerbitkan buku Informasi Dasar Tentang Kanker (IDTK) yang merupakan buku pedoman bagi penyuluh kanker baik petugas kesehatan maupun masyarakat yang telah dilatih menjadi penyuluh kanker. YKI juga telah menerbitkan buku Informasi Dasar Tentang Kanker pada Anak yang diperuntukkan bagi tenaga medis.
Kegiatan penyuluhan dan penyebarluasan informasi kanker dilaksanakan melalui ceramah, seminar, talk show, dialog interaktif, lomba penulisan artikel tentang kanker dan penyuluhan melalui media cetak dan elektronik.
Stand YLKI di Pekan Raya Jakarta 1979 Penerangan YLKI di stand Pekan Raya Jakarta 1979 Penyuluhan pertama di SMA Tarakanita oleh Dr. Wagini dan Dr. Rukmini Tim Uji Coba IDTK di kantor PATH di Lombok, NTB Uji coba buku IDTK Uji coba buku IDTK Seminar & Workshop: Deteksi Dini dan Penanggulangan Kanker pada Anak & Perempuan, Jakarta 2-3 Mei 2009

Bidang Penelitian & Registrasi

YKI melalui bantuan sponsor telah membiayai penelitian-penelitian beberapa jenis kanker Prioritas YKI, antara lain kanker payudara, serviks, kolorektal, hati, kulit dan lain-lain.
Dalam kegiatan registrasi kanker, YKI bekerja sama dengan Ikatan Ahli Patologi Anatomi Indonesia mengembangkan registrasi kanker berbasis data patologi anatomi yang didapat dari 13 RS di Indonesia yang memiliki unit kanker. Hasil kegiatan Registrasi sudah diterbitkan dalam bentuk buku dengan judul “Kanker di Indonesia Tahun 2006: Data Histopatologik”
YKI juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Rumah Sakit Kanker Dharmais dan Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) dalam perencanaan registrasi kanker berbasis data rumah sakit.
Prestasi yang diperoleh YKI dalam bidang penelitian antara lain adalah penghargaan dari Asia Clinical Oncology Society (ACOS) tahun 1999 untuk penelitian kanker payudara di Yogyakarta. Penelitian ini disponsori oleh Terry Fox Foundation.
Hasil registrasi kanker: Data Histopatologik

Bidang Umum

Bidang Umum mendukung kelancaran seluruh kegiatan program kerja YKI. Tugas pokok Bidang Umum adalah:
·         Penyediaan logistik berupa pengadaan barang dan jasa (aset, peralatan medis & non-medis, obat-obatan, kerjasama dengan pihak ketiga)
·         Pemeliharaan aset YKI
·         Penggalangan dana.
Dana yang diperoleh YKI berasal dari donatur tetap dan donatur tidak tetap serta melibatkan masyarakat luas secara terus menerus. Bentuk penggalangan dana:
1. Rutin: dengan kartu donasi atau acara rutin tahunan seperti ”Terry Fox Run” dan ”Jakarta Race” kerja sama dengan Hotel “Four Seasons”
2. Insidentil: Pagelaran seni dan budaya baik dari dalam maupun luar negeri
3. Khusus, seperti:
·         Bantuan pengobatan pasien kanker yang tidak mampu dengan kriteria dan plafon tertentu
·         Dana untuk bantuan mencetak buku-buku dan brosur penanggulangan kanker
·         Dana untuk bantuan biaya seminar, pendidikan, penyuluhan
·         Donasi obat-obatan sitostatika
·         Dan lain-lain.
Semua dana bantuan dan keuangan YKI diaudit oleh akuntan publik.

Penandatanganan Bantuan Dana dari Jakarta Race untuk YKI

Sumber: http://yayasankankerindonesia.org/

Profil Unit Kecil dan Menengah Kue Kamir Ibu Jamilah


Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”

Kriteria UKM:
Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut :
  1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
  2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah)
  3. Milik Warga Negara Indonesia
  4. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar
  5. Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.
 
Kue Kamir Ibu Jamilah
PROFIL UKM Kue Kamir Ibu Jamilah

Dengan marak nya kue kamir baru -baru  ini di Jakarta membawa berkah untuk orang banyak termasuk kami yang juga menggeluti usaha ini, usaha kecil menengah ini kami dirikan baru satu tahun yang lalu, tapi Alhamdulillah sekarang ini kami sudah memiliki lima cabang dengan omset hampir lima puluh kilo dalam satu hari. Kami menerima pesanan utk berbagai macam kegiatan ( hajatan, arisan, dll) dan free delivery utk pembelian minimal 100 kue. Kami juga  mengadakan kerja sama berupa  "franchise gratis" dalam arti tidak ada fee untuk member, anda hanya perlu mengeluarkan Rp 25000,- untuk satu kilo adonan kue dan anda mendapat  keuntungan cukup lumayan yakni Rp 35000,- per kg. Kami juga memberikan training kepada anda yang ingin menekuni bidang usaha ini.Usaha ini cocok untuk siapa saja, mahasiswa ataupun  ibu-ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan income tambahan, ataupun sekedar menutupi cost pembantu yang semakin membengkak sekarang ini. Usaha ini bisa di lakukan di Ruko,kios, lapak atau bahkan halaman rumah anda. Alat2 yang di butuhkan juga sangat sederhana   (1 kompor dan tabung gas, satu meja dan dua cetakan kue kamir.), apabila anda mempunyai tempat yang strategis untuk di sewakan anda juga bisa menghubungi kami. Pusat pembuatan kue ini ada di perumnas satu Bekasi tapi kami juga mencakup jakarta  dan sekitarnya. Guna memudahkan anda dalam berbisnis kami siap utk menghantarkan adonan ke tempat usaha anda. Untuk keterangan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami di  081914131808 atau 021 95947509.

CABANG PERUMNAS


Cabang Perum Harapan Jaya Bekasi


Cabang Buaran Bekasi


Cabang Perum  Galaxy




Kue Kamir ibu jamilah merupakan salah satu dari sekian UKM(Usaha kecil menengah) yang di kelola dan berkembang oleh para pedagang kaki lima di indonesia ini.UKM Kue ibu jamilah ini merupakan UKM yang bergerak di Bidang Kuliner atau makanan khususnya Kue. Kue ini yang semula di jual hanya pada satu cabang kemudian berkembang terus menjadi beberapa cabang,hal ini menunjukan bahwa usaha yang di geluti ibu jamilah ini dapat di rasakan kenikmatan nya oleh para pembeli nya atau konsumen khusus nya di rasa pada kue tersebut.Dengan testur nya yang lembut,dan bulat menjadi ketertarikan tersendiri yang ada pada makanan tsb. Dengan Modal yang tidak begitu besar yang di keluarkan oleh ibu jamilah,usaha ini dapat berkembang,ini menandakan bahwa usaha apapun yang di kerjakan,dan dengan modal berapapun,kerjakan lah dengan optimis bahwa usaha tsb akan membuahkan hasil yang melimpah,jangan pesimis sebelum mencoba karena mencoba adalah kesempatan untuk berhasil..

Sekian Profil UKM KUE IBU JAMILAH SEMOGA INFORMASI TBS BERMANFAAT!

Sumber: http://kuekamiribujamilah.blogspot.com/



































Jumat, 14 November 2014

News
Ekonomi/Keuangan
Jelang Libur Akhir Pekan,Rupiah Di prediksi Menguat

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah diproyeksikan berpeluang menguat di perdagangan akhir pekan ini, Jumat (14/11/2014). Penurunan indeks dollar AS menjadi kesempatan mata uang garuda memperbaiki posisinya.

Indeks dollar AS turun tipis setelah angka jobless claims pekan lalu naik. Sementara itu buruknya industrial production serta penjualan ritel China membawa harga minyak Brent turun lebih jauh lagi ke bawah 80 dollar AS per barrel. Sore nanti ditunggu data inflasi serta GDP Zona Euro yang keduanya diperkirakan tetap. Di malam hari akan diumumkan data penjualan ritel AS yang diperkirakan membaik.  

Otoritas Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI rate di 7,5 persen. Walaupun khawatir terhadap kenaikan inflasi akibat penyesuaian harga BBM, BI menegaskan pertumbuhan tidak akan setinggi yang diperkirakan sebelumnya. Penurunan defisit neraca berjalan (CAD) hingga ke 3,07 persen terhadap PDB juga membuat BI cukup puas.

Menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, rupiah ditutup melemah hingga kemarin sore karena terbawa arus penguatan dollar AS. IHSG justru merespon positif perbaikan CAD dengan menghapus pelemahan yang muncul semenjak pembukaan. "Hari ini rupiah berpeluang menguat," sebutnya


Sumber:  Harian Kompas,14 November 2014
NEWS

Ekonomi/Makro

ETOS KERJA KUNCI UNTUK MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, etos kerja yang tinggi dan produktivitas merupakan salah satu kunci untuk memenangi persaingan global saat berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan juga perdagangan bebas pada 2020.

"Saya kira ini sudah masuk ASEAN Community, sudah masuk, nanti 2020 antar kawasan masuk lagi jadi mau tidak mau yang paling penting kesiapan kita, di dalam negeri disiapkan dulu," kata Presiden yang akrab disapa Jokowi ini, kepada wartawan di Nay Pyi Taw Kamis (12/11/2014) malam sebelum kemudian bertolak menuju Brisbane Australia untuk menghadiri KTT G-20.

Presiden mengatakan pada saat perdagangan bebas nanti, upah kerja yang kompetitif tidak lagi menjadi unsur utama dalam ketertarikan investor maupun peningkatan kemampuan produksi suatu negara namun produktivitas dan etos kerja menjadi salah satu titik penting dari daya saing.

"Kita masih punya produk kompetitif, tapi yang paling penting menyiapkan sumber daya manusia kita untuk bertarung pada 2020 nanti, karena enggak mungkin masalah UMR saja yang kompetitif, nanti produktivitas, daya saing dan etos kerja itu sebuah nilai kompetitif," katanya.

Jokowi menegaskan, produk andalan Indonesia dalam masa perdagangan bebas nantinya sangat banyak meski harus ditangani dengan serius. "Kekuatan kita di pertanian dan energi, pertanian termasuk pangan dan kelautan potensi kita banyak yang diolah, jangan hanya minyak batu bara dan geothermal," tegasnya.

Presiden juga mengatakan, konektivitas baik antar wilayah di Indonesia maupun antar negara di kawasan maupun secara global juga penting. Dan salah satu upaya membangun konektivitas yang sangat kompetitif, kata Jokowi, adalah dengan mendorong transportasi laut. "Karena kita akan punya produk yang kompetitif, transportasi laut yang paling murah," ucapnya
Jadi pada kesimpulan nya ,Indonesia harus meningkatkan kualitas Produksi dan Etos kerja Di segala bidang untuk menghadapi masuk nya Pengaruh Dunia asing nantinya,Indonesia harus bisa menjadi Negara yang dapat di andalkan agar pada tahun 2020 nanti Indonesia dapat bertahan di antara Negara Negara Maju lainnya. 

Sumber: Kompas,14 November 2014