Jumat, 01 Mei 2015

MATERI 1 : SISTEM EKONOMI INDONESIA

NAMA:ANDREAS VALENTINUS
KELAS : 1EB18
NPM:21214137
Tugas Softskill Gunadarma
1.4 PERSAINGAN TERKENDALI DALAM SISTEM EKONOMI INDONESIA

Sistem Ekonomi adalah suatu kumpulan lembaga perekonomian dalam suatu masyarakat dimana antar lembaga-lembaga tersebut terdapat hubungan yang saling mempengaruhi dan ditunjukan ke arah pencapaian sasaran bersama.

Tujuan suatu sistem Ekonomi sendiri yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan manusia dalam suatu negara, sedangkan unsur-unsurnya  mencakup faktor-faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia

Dalam sistem ekonomi indonesia ada persaingan tidak sempurna (Oligopoli,Monopoli,dsb) tetapi pemerintah kerena pemerintah tetap mengendalikan ekonomi dalam negara.karena pemerintah memberikan subsidi dan bantuan lainya kepada para pengusaha kecil dan menengah agar dapat terus bersaing dengan pengusaha yang lain sehingga kesejahteraan akan meningkat. Peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam hal mengatur dan mengawasi jalannya perekonomian negara, dengan menciptakan berbagai kebijakan-kebijakan.

Persaingan terkendali merupakan persaingan yang terencana dan dikendalikan pemerintah untuk menghindari prsaingan tidak sehat dalam pasar barang tertentu dengan cara membuka prioritas-prioritas bidang usaha, termasuk juga prioritas lokasi usaha misalnya dengan mengumumkan daftar negatif investasi ( DNI ).
Indonesia merupakan negara yang sistem ekonominya terkendali,ciri-ciri persaingan terkendali adalah:

  • ·         Bukan kapitalis dan bukan sosialis. Indoensia mengakui kepemilikan individu terhadap sumber ekonomi, kecuali sumber ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara sesuai dengan UUD 45.
  • ·         Pengakuan terhadap kompetisi antar individu dalam meningkatkan taraf hidup dan antar badan usaha untuk mencari keuntungan, tapi pemerintah juga mengatur bidang pendidikan, ketenagakerjaan, persaingan, dan membuka prioritas usaha.
  • ·         Pengakuan terhadap penerimaan imbalan oleh individu atas prestasi kerja dan badan usaha dalam mencari keuntungan. Pemerintah mengatur upah kerja minimum dan hukum perburuhan. 
  • ·         Pengelolaan ekonomi tidak sepenuhnya percaya kepada pasar. Pemerintah juga bermain dalam perekonomian melalui BUMN dan BUMD serta departemen teknis untuk membantu meningkatkan kemampuan wirausahawan (UKM) dan membantu permodalan.


Sumber Referensi:


MATERI 1: SISTEM EKONOMI INDONESIA


NAMA:ANDREAS VALENTINUS
KELAS : 1EB18
NPM:21214137
Tugas Softskill Gunadarma

1.3 Kapitalisme dan sosialisme
SISTEM EKONOMI KAPITALISME
Kapitalisme adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Dalam sistem ini pemerintah bisa turut ambil bagian untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan kegiatan perekonomian yang berjalan, tetapi bisa juga pemerintah tidak ikut campur dalam ekonomi

Dalam perekonomian kapitalisme setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar-besarnya. Semua orang bebas malakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas dengan berbagai cara.
Ciri-ciri sistem ekonomi Kapitalisme :
1.      Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi
2.      Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
3.    Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus, yang selalu mengejar kepentingann (keuntungan) sendiri
4.  Paham individualisme didasarkan materialisme, warisan zaman Yunani Kuno (disebut hedonisme)

Konsep dari ekonomi kapitalisme sumber kekayaan itu sangat langka dan harus di peroleh dengan cara bekerja keras di mana setiap perorangan boleh memiliki kekayaan yang tiada batas, untuk mencapai tujuan hidupnya. Dalam sistim ekonomi kapitalisme perusahaan di miliki oleh perorangan. Terjadi nya pasar (market) dan terjadinya demand and supply adalah ciri khas dari ekonomi kapitalisme. Keputusan yang diambil atas isu yang terjadi seputar masalah ekonomi sumbernya adalah dari kalangan kelas bawah yang membawa masalah tersebut ke level yang lebih atas.


SISTEM EKONOMI SOSIALISME
Sosialisme adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara seperti air, listrik, telekomunikasi, gas lng, dan lain sebagainya.
Sistem ekonomi sosialisme adalah suatu sistem ekonomi dengan kebijakan atau teori yang bertujuan untuk memperoleh suatu distribusi yang lebih baik dengan tindakan otoritas demokratisasi terpusat dan kepadanya perolehan produksi kekayaan yang lebih baik daripada yang kini berlaku sebagaimana yang diharapkan.
Sistem Sosialis ( Socialist Economy) berpandangan bahwa kemakmuran individu hanya mungkin tercapai bila berfondasikan kemakmuran bersama. Sebagai Konsekuensinya, penguasaan individu atas aset-aset ekonomi atau faktor-faktor produksi sebagian besar merupakan kepemilikan sosial.
Prinsip Dasar Ekonomi Sosialisme
·         Pemilikan harta oleh negara
·         Kesamaan ekonomi
·         Disiplin Politik
Ciri-ciri Ekonomi Sosialisme:
1.      Lebih mengutamakan kebersamaan (kolektivisme).
2.      Peran pemerintah sangat kuat
3.      Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi

konsep ekonomi sosialisme, sumber kekayaan itu sangat langka dan harus di peroleh lewat pemberdayaan tenaga kerja (buruh), di semua bidang, pertambangan, pertanian, dan lainnya. Dalam sistem Sosialisme, semua Bidang usaha dimiliki  dan diproduksi oleh Negara. Tidak terciptanya market (pasar) dan tidak terjadinya supply dan demand, karena Negara yang menyediakan semua kebutuhan rakyatnya secara merata. Perumusan  masalah dan keputusan di tangani langsung oleh Negara.

Sumber referensi:

Kamis, 30 April 2015

MATERI 1 : SISTEM EKONOMI INDONESIA

NAMA:ANDREAS VALENTINUS
KELAS : 1EB18
NPM:21214137
Tugas Softskill Gunadarma

SISTEM EKONOMI INDONESIA

 1.2 SISTEM EKONOMI DAN SISTEM POLITIK
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.
Sistem perekonomian yang diterapkan oleh negara Indonesia adalah Sistem perekonomian Pancasila. Ini artinya sistem perekonomian yang dijalankan di Indonesia harus berpedoman pada Pancasila. Sehingga secara normatif Pancasila dan UUD 1945 adalah landasaan idiil sistem perekonomian di Indonesia

Sedangkan Sistem politik berasal dari bahasa yunani, yaitu polis, polis adalah kata yang berstatus negara/negara kota yang kegiatanya untuk kelestarian dan perkembangan kotanya. Jadi system politik adalah suatu tata cara untuk mengatur atau mengolah bagaimana memperoleh suatu kekuasaan di dalam negara, mengatur hubungan pemerintah dan rakyat atau sebaliknya, pengaturan negara dengan negara, atau negara dengan rakyatnya atau dengan kata lain menyangkut artian Luas tentang kekuasaan,kewenangan,dan aturan aturan
Kalau Negara sebagai sistem politik mempunyai unsur utama penggunaan kekuasaan memaksa secara sah dalam batas tanggung jawab kepada masyarakat secara keseluruhan, maka ekonomi sebagai sistem merupakan pengorganisasian pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap barang dan jasa yang biasanya tersedia secara langka. politik sebagai alat untuk memainkan bagaimana cara untuk menetapkan bagaimana sistem untuk membangun faktor di ekonomi yang sebagai fundamental kehidupan pribadi atau secara kebangsaan,ada dua kemungkinan dalam faktor ini yang pertama adalah ketika ekonomi di permainkan oleh politik kemudian yang kedua adalah ketika politik memainkan di sektor ekonomi

Sumber referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_politik

MATERI 1 : SISTEM EKONOMI INDONESIA



NAMA:ANDREAS VALENTINUS
KELAS : 1EB18
NPM:21214137
Tugas Softskill Gunadarma

SISTEM EKONOMI INDONESIA
1.1   Pengertian sistem
Sistem  adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Sistem merupakan suatu “organisasi besar” yang menjalin berbagai subjek (atau objek) serta perangkat kelembagaan dalam suatu tatanan tertentu. Subjek atau objek pembentuk sebuah sistem dapat berupa masyarakat, untuk suatu sistem sosial, makhluk hidup dan benda alam, untuk suatu sistem kehidupan atau sistem lingkungan.
 
v  ELEMEN DALAM SISTEM
Pada prinsipnya, setiap sistem selalui terdiri atas empat elemen:
  • Objek, yang dapat berkiupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.
  • Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.
  • Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya.
  • Lingkungan, tempat di mana sistem berada.

v  ELEMEN SISTEM
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem :
1. Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
2. Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).
3. Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.
4. Keluaran
Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
5. Batas
Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.
6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
7. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di luar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.

v  JENIS SISTEM
Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:
  • Atas dasar keterbukaan:
    • sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.
    • sistem tertutup.
  • Atas dasar komponen:
    • Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.
    • Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.
SUMBER REFERENSI:
·         http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem


Jumat, 23 Januari 2015

My Resolution For five years Ago

Resolusi Saya Untuk 5 tahun mendatang!

Nama Saya Andreas Valentinus,Saya adalah Mahasiswa di Universitas Gunadarma Depok Jurusan Akuntansi S1.Pada Saat ini saya akan Menceritakan plan-plan saya/Rencana saya di tahun 2020 mendatang.Di tahun 2020 Saya akan:

1) LULUS KULIAH DENGAN GELAR SARJANA EKONOMI (SE)



2) BEKERJA DI PERUSAHAAN YANG SAYA INGINI,NYAMAN,DAN BERPENGHASILAN TINGGI



3) GOING TO BE SUCCESS,Setelah Saya Berkerja di Perusahaan yang saya senangi,saya akan Berusaha terus Pantang menyerah untuk mencapai Kesuksesan Agar dapat Membanggakan Kedua Orang Tua dan Sodara sodara Saya




4) AFTER SUCCESS,setelah Saya sudah Sukses dan berpenghasilan Tinggi,saya akan Membawa kedua orang tua serta saudara saudara saya pergi keliling Dunia.Membuat mereka senang dan Bangga mempunyai Anak dan saudara seperti Saya ini!



5) Mencari Pasangan Yang cocok dengan karakter saya,Lalu Menikah dan mempunyai Anak Lalu Hidup Bahagia Selama lama nya dalam Lindungan Tuhan.




Sekian Resolusi Saya di Lima Tahun mendatang Dan di tahun tahun selanjutnya..Terimakasih!'

Minggu, 04 Januari 2015

Bussiness And Technology (1)

2015, Oppo Targetkan 50 Juta Smartphone





KOMPAS.com - Vendor smartphone asal Tiongkok Oppo menargetkan pengiriman produk hingga 50 juta unit pada tahun 2015. 

Sebanyak 35 juta smartphone Android akan disalurkan ke Tiongkok dan 15 juta ke seluruh dunia, seperti dilaporkan Digitimes.

Tahun ini, Oppo dilaporkan akan tetap menggunakan prosesor Qualcomm untuk model high-end. Sementara untuk model low and mid-range Oppo akan terus mengandalkan prosesor ekonomis, MediaTek.

Lite-On Technology akan tetap menjadi pemasok sensor kamera dan baterai, sehingga dapat dikatakan tidak ada yang berubah pada bisnis Oppo, hanya saja perusahaan tersebut harus menyerah pada tren dan mulai masuk segmen harga 160 dollar AS.

Oppo memiliki kapasitas produksi 2,5 juta unit per bulan, sehingga akan siap untuk berperang.

Pada 2014 lalu, Oppo telah meluncurkan Oppo N3 dengan kameranya yang dapat berputar dan Oppo R5 yang sangat tipis. Oppo juga memperkenalkan inovasi teknologi pengisian cepat VOOC pada tahun ini, demikian seperti dilansir Phone Arena.

Sumber:
http://tekno.kompas.com/read/2015/01/01/16170007/2015.Oppo.Targetkan.50.Juta.Smartphone

Bussiness And Technology( 2 )

Android One dan Firefox OS Bakal Laris di 2015




KOMPAS.com - Platform smartphone baru, seperti Android One dan Firefox OS, diprediksi akan meningkat penjualannya di tahun 2015 ini.

Menurut DigiTimes, Rabu (31/12/2014), peningkatan penjualan tersebut dipicu oleh kebutuhan para pengguna feature phone yang akan beralih ke smartphone.

Android One dan Firefox OS adalah dua smartphone yang menyasar kelas entry-level, dengan harga jual yang rendah, sekitar 100 dollar AS (sekitar Rp 1 jutaan).

Di Indonesia sendiri, menurut catatan KompasTekno, setidaknya sudah ada dua vendor lokal yang menyatakan akan memproduksi smartphone Android One, dengan lisensi dari Google. Keduanya adalah Evercoss dan Mito.

Sementara itu, smartphone Firefox OS besutan Mozilla rencananya akan mulai dijual di 30 negara pada tahun 2015 ini. 

Mozilla telah memiliki 14 jenis smartphone Firefox OS dengan beberapa model yang dijual dengan harga di bawah 30 dollar AS (sekitar Rp 400 ribu).

Lembaga analis Gartner memprediksi dengan semakin murahnya harga jual smartphonedibanding feature phone, maka diprediksi pangsa pasar feature phone hanya akan tersisa 10 persen saja pada 2018 mendatang.

Sumber:
http://tekno.kompas.com/read/2015/01/03/10060097/Android.One.dan.Firefox.OS.Bakal.Laris.di.2015